Umat Islam Kecam MetroTV Yang Sebut Reuni 212 Sebagai Perayaan Intoleransi

0 231

Kembali menuai protes dari umat Islam terkait MetroTV yang menurunkan Editorial tentang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Editorial berupa video dengan narasi yang dibacakan tersebut diunggah di laman MetroTV di kanal editorial dengan url; _http://video.metrotvnews.com/editorial-mi-video/ybDM420k-meneladani-toleransi-sang-nabi, pada Jumat (1/12).

Dalam salah satu kalimat narasinya dimulai pada menit 3:16, Editorial MetroTV menyinggung agenda Reuni Alumni 212 dengan menyebut sebagai perayaan intoelransi.

“Celakanya intoleransi itu dipraktekkan untuk kekuasan politik dengan mengatasnamakan agama. Lebih celaka lagi, mereka berencana berkumpul merayakan intoleransi itu dengan gegap gempita, huh. Ini tentu bisa membuat korban intoleransi semakin terluka. Ketika pihak yang terluka disuruh move on, supaya lukanya lekas pulih, pihak sebelah justru menari diatas luka itu dengan merakayakan kemenangan mereka secara gegap gempita,” kata narator di Editorial tersebut dengan tekanan nada tertentu, lewat cuplikan video yang diterima, Sabtu (2/12), yang saat ini jadi viral di media sosial.

Warganet langsung bereaksi atas video dengan durasi 4:23 menit tersebut dan mengecam Editorial yang secara gamblang dinilai sebagai serangan yang langsung ditujukan pada alumni 212.

“semoga narasi biadab ini tidak diaminkan oleh menteri agama kita. yg telah menganugerahi metro tipu sbg …yach sudahlah mereka sudah mengaku terluka dg kekalahan Ahok,” kecam akun @KiGrinsing.

“Media biadab … pak mentri @lukmansaifuddin begini ulah tv yg engkau beri penghargaan…,” kecam akun @usahabatam.

“@metro_TV biadab: ”#ReuniAkbar212 merayakan intoleransi”pic.twitter.com/aLMe0WRQqF,” kicau akun @MCAOps.

Simak videonya berikut ini:


via Twitter

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.

close